Judi Bola Online, Taruhan Bola Online, Bandar Bola Online, Agen Betting Online, Sbobet, Ibcbet, Bola Tangkas Online, Baccarat Online

Kepada seluruh member Taruhanku, kami informasikan bahwa alamat email YM resmi yang kami gunakan sebagai alat komunikasi antara member dan customer service kami adalah cs1_taruhanku@yahoo.co.id, cs2_taruhanku@yahoo.co.id, cs3_taruhanku@yahoo.co.id, cs4_taruhanku@yahoo.co.id. Login Daftar F.A.Q
Taruhanku.com 
ADA PERTANYAN DARI ANDA?
KAMI SIAP MEMBANTU. SILAHKAN KLIK CHAT DIBAWAH INI.


suncity
sbobet
ibcbet
sgd777
338A
88tangkas
tangkasnet
TangkasGame
Bola Tangkas 2
ARTICLE DI TARUHANKU.COM
Index Artikel
Cari Artikel :
 
RITUAL GOYANG JALA GAWANG LAWAN TITUS BONAI SIAP HANTAR INDONESIA KE FINAL SEA GAMES 2011
 
TARUHAN BOLA ONLINE -  Timnas Indonesia U-23 berhasil lolos ke babak final cabang sepak bola SEA Games ke-26 setelah menghentikan perlawanan kesebelasan Vietnam 2-0 di Stadiun Gelora Bung Karno, Sabtu malam (19/11).

Kemenangan itu diraih selain dengan kerja keras tim, juga doa penyerang Titus Bonai (Tibo) melalui ritualnya menggoyang jala gawang lawan menjelang tendangan sudut atau sepakan bola mati.

Alhasil, Tibo pun berhasil menyarangkan bola ke gawang Vietnam pada menit ke-88.

Selama tiga laga SEA Games yang diikuti, penyerang bernomor punggung 25 ini selalu mencetak gol. Hingga saat ini dia telah mencetak empat gol selama SEA Games 2011 berlangsung.

Apakah gol-gol itu ada hubungannya dengan goyang jala yang dilakukannya? Hanya Tuhanlah yang tahu.



Saat melawan Malaysia pada penyisihan grup, Timnas Garuda muda harus rela menelan kekalahan 0-1. Ketika itu Tibo dimainkan pelatih Rahmad Darmawan dari bangku cadangan.

Rahmad Darmawan meminta media untuk tidak terlalu memuji keberhasilan anak asuhnya setelah berhasil menembus final. Pertempuran sesungguhnya adalah melawan Malaysia pada Senin malam (21/11).

Mantan pelatih Persipura Jayapura ini juga meminta kepada anak asuhnya untuk tidak cepat puas usai mengalahkan Vietnam. Dia meminta Tibo cs untuk fokus menghadapi partai puncak.

Seluruh masyarakat Indonesia berharap Timnas Indonesia mampu meraih emas di cabang sepak bola untuk melengkapi gelar juara umum SEA Games ke-26.

Indonesia terakhir kali meraih emas SEA Games cabang sepak bola pada 1991 di Manila, Filipina.

Saat itu di Rizal Memorial Stadium, Manila, tim Indonesia berhasil mengalahkan Thailand 4-3 melalui drama adu penalti setelah waktu tambahan, skor imbang 0-0.

Goyang jala Tibo diharapkan bisa menciptakan gol-gol yang berbuah kemenangan Indonesia saat melawan Malaysia di final. Tibo pun mengatakan bahwa menggoyangkan jala gawang lawan hanyalah perasaan optimistis belaka, semacam motivasi diri untuk bisa menciptakan gol.

Di balik ritual goyang jala itu, Tibo adalah pemain yang memiliki kualitas individu dibandingkan penyerang lain. Jadi, tidak cuma sekedar menggoyangkan jala gawang lawan tapi diimbangi kemampuan.

Tak salah jika Rahmad Darmawan memilihnya sebagai penyerang utama selain Yongki Aribowo dan Ferdinand Sinaga.

Saat bertanding melawan Vietnam di babak semifinal, Tibo yang saat ini berusia 22 tahun selalu merepotkan pemain belakang lawan. Pelanggaran keras pun sering dialaminya.

Uniknya, apabila berduet dengan Patrich Wanggai, Tibo selalu mencetak gol selama pertandingan di SEA Games. Kita tunggu tuah goyang jala ala Tibo.

Tangan Dingin "RD" Keberhasilan melaju ke babak final tentu saja tidak lepas dari tangan dingin Rahmad Darmawan atau yang biasa dikenal dengan "RD".

PSSI dinilai tepat memilih pria kelahiran Lampung, 26 November 1966 ini. Rahmad Darmawan terpaksa mencoret bintang muda Irfan Bachdim karena indispliner. Ketegasan menunjukkan profesionalitas.

Rahmad Darmawan yang saat ini dibantu Aji Santoso bahu-membahu menukangi Timnas U-23.

Selama menjadi pelatih, dia menorehkan sejumlah prestasi sejumlah klub yang dibesutnya, yakni juara Liga Indonesia 2005 bersama Persipura Jayapura, serta meraih "double winner" sebagai juara Copa Indonesia dan Liga Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.

Meski menargetkan emas pada SEA Games kali ini, Rahmad mengaku sempat khawatir dengan stamina anak asuhnya usai bertarung melawan Vietnam.

Kita berharap Indonesia mampu bermain dengan 12 pemain saat final melawan Malaysia. Satu pemain tambahan itu adalah dukungan pendukung yang memadati Stadiun Gelora Bung Karno.

Pengobat Luka Timnas Senior Keberhasilan Timnas muda Garuda menembus final dan diharapkan bisa meraih emas tentu saja bisa menjadi pengobat luka Timnas senior yang telah gagal tampil di Piala Dunia 2014.

Anak asuh Wim Rijsbergen tidak pernah menang dalam lima pertandingan di fase penyisihan grup.

Harapan masyarakat Indonesia yang awalnya menggebu-gebu kini berpindah ke Timnas muda. Masyarakat seolah lupa kalau Timnas senior telah gagal dan perlu pembenahan.

Meski harapannya dinilai berlebihan, penggila sepak bola Indonesia saat ini seolah tidak ingin larut dalam sebuah harapan.

Saat final Piala AFF Suzuki 2010, masyarakat pernah kecewa terlampau tinggi menaruh harapan kepada Timnas. Lawan Indonesia saat itu adalah Malaysia yang juga akan dihadapi dalam final SEA Games 2011.

Malaysia rencananya akan menurunkan lima pemain yang turut berlaga pada final Piala AFF Suzuki 2010, yakni Mahalli Jasuli, Mohamad Muslim Ahmad, Mohamad Fadhli Shas, Asrarudin Putra Omar dan penjaga gawang Khairul Fahmi.

Timnas Indonesia U-23 juga memiliki pemain yang kala itu bertemu Malaysia di final Piala AFF Suzuki 2010, yakni Oktovianus Maniani dan Yongki Ariwibowo.

Kita berharap Garuda muda mampu membalaskan kekalahan saat itu.

Kesebelasan Malaysia U-23 yang kini dilatih Ong Kim Swee dianggap lawan tertangguh Timnas Garuda di SEA Games 2011.

Dalam fase penyisihan grup, Malaysia tidak pernah terkalahkan di empat laga.

Saat semifinal, Malaysia mengkandaskan Myanmar dengan gol semata wayang Fakri Saarani.

Menghadapi Malaysia, Pelatih Rahmad Darmawan tidak ingin penampilan anak asuhnya menjadi anti klimaks setelah habis-habisan melawan Vietnam.

Pertandingan melawan vietnam di tengah guyuran hujan deras dan diwarnai sejumlah "tackling" keras sangat menguras tenaga.

Hari Minggu ini (20/11), mantan pelatih Persija Jakarta ini membiarkan pasukannya santai total untuk menyimpan kekuatan.

Sementara itu, dalam daftar perolehan medali sementara, Indonesia masih berada di urutan pertama dengan koleksi 140 emas, 112 perak, dan 103 perunggu.

Dengan perolehan itu maka Indonesia dipastikan menjadi juara umum SEA Games 2011. Indonesia terakhir menjadi juara umum terjadi pada SEA Games 1997 di Jakarta.

Perolehan emas pada cabang sepak bola diharapkan menjadi penutup kemenangan yang sempurna bagi Indonesia.

Kemenangan itu tentu saja mengangkat moral bangsa Indonesia, untuk selanjutnya bisa melangkah tegak saat bertanding di SEA Games ke-27 di Myanmar tahun 2013
Tanggal : 21 November 2011
 
 
Baca Article Lainnya :
* SEPULUH PEMAIN LIGA PRIMER INGGRIS YANG BAKAL HENGKANG MUSIM DEPAN
* LIMA PESEPAKBOLA PALING SETIA KEPADA KLUB
* AKHIR KISAH SEORANG PEP GUARDIOLA DI BARCELONA
* PROFIL PELATIH TIM KONTESTAN PIALA EROPA 2012
* SEJARAH SEPAKBOLA INGGRIS
* SEJARAH SEPAKBOLA INDONESIA
* EL CLASICO BARCELONA-REAL MADRID JALAN MENGARUNGI PUNCAK FINAL LIGA CHAMPIONS
* TIKI-TAKA DAN TEKA-TEKI SEPAKBOLA MASA KINI
* JALUR MENUJU FINAL DELAPAN TIM PESERTA PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS
* ANTARA MESSI VS RONALDO DAN MOURINHO VS GUARDIOLA
 
Copyright 2010 Taruhanku.com